property tanpa riba

Tips dan Trik Millenial Agar Memiliki Properti Tanpa Riba

Pada saat ini generasi milenial mendominasi populasi penduduk Indonesia. Tak hanya itu, kaum milenial juga mendominasi angkatan kerja. Kabar buruknya, kaum milenial diprediksi akan sulit memiliki rumah/property sehingga terancam jadi ‘gelandangan’ dalam beberapa tahun ke depan. Peningkatan pendapatan yang tidak signifikan dibandingkan rata-rata kenaikan harga property yang sangat tinggi serta gaya hidup yang cenderung boros, menjadi penyebab utamanya.

Hasil survey Rumah123 menyatakan dalam 1 tahun mendatang atau di tahun 2020, hanya 5% kaum milenial (kelahiran antara 1982 – 1995) yang sanggup membeli rumah. Sisanya, 95% tak memiliki tempat tinggal. Mendengar kabar tersebut membuat sedih kaum milenial. Bagaimana tidak? Kenaikan upah sangat berbanding terbalik dengan kenaikan property yang sangat tajam. Untuk di kota-kota besar, kenaikan harga property mencapai 17%, sedangkan kenaikan rata rata upah daerah berkisar 10%, ini belum termasuk biaya hidup semakin tinggi yang harus dijalani kaum milenial.

Melihat fakta-fakta tersebut, bagaimanapun rumah adalah kebutuhan pokok yang setiap orang pasti ingin memilikinya. Namun, hasrat untuk memiliki rumah jangan sampai membuat milenial melanggar Syariat-Nya dengan cara mengambil rumah dengan skema ribawi melalui KPR bank misalnya. Atau dengan korupsi uang rakyat agar bisa membeli rumah.

Tips Memiliki Properti Tanpa Riba

Meski tantangan yang dihadapi begitu berat, hendaklah kaum milenial jangan berputus asa dahulu, karena ada beberapa tips dan trik bagi milenial agar memiliki property tanpa riba.

1. TUNDA KESENANGANMU! MENABUNGLAH!

Langkah paling mudah adalah menabung. Memang banyak dari kaum milenial yang tidak bisa mengelola keuangan dengan baik sehingga sulit mengumpulkan uang untuk ditabung. Menurut survey Acorns (2015), dikutip dari Jakarta Post, hampir separuh anak muda menghabiskan uang mereka lebih banyak untuk nongkrong di kedai kopi dibandingkan menabung untuk masa depannya. Gaya hidup boros, travelling, dan konsumtif membuat milenial cenderung tidak bisa menabung. Hal ini tentu menyebabkan kaum milenial kesulitan untuk membeli property walau hanya untuk membayar DPnya sekalipun.

Oleh karenanya, alangkah baiknya kaum milenial menunda kesenangan dunianya sementara demi bisa memenuhi kebutuhan yang sifatnya bisa seumur hidup.

Bukankah Allah juga memerintahkan kita untuk tidak hidup boros? So, jangan ikuti hawa nafsu dengan gaya hidup boros. Sisihkan pendapatan yang diniatkan kuat agar Allah mengizinkan untuk memiliki rumah/property.

2. IKUT PROGRAM CICIL UANG MUKA KE PENGEMBANG SYARIAH

Kesulitan milenial salah satunya adalah tidak memiliki uang muka. Salah satu solusinya adalah ikut program cicilan uang muka (DP). Sudah banyak developer Syariah #TanpaKPRBank yang menawarkan program ini. Nah, milenial bisa mencicil uang muka selama jangka waktu tertentu. Contohnya, pengembang syariah #TanpaKPRBank memberikan waktu selama 12 hingga 24 bulan bagi calon pembeli untuk mencicil uang muka yang dihitung berdasarkan harga beli yang sudah ditentukan di awal.

Pembeli mencicil DP ke developer. Setelah uang muka lunas, barulah pembeli menjalankan cicilannya yang juga langsung ke developer. Harga sudah disepakati diawal, karena itu saat nanti lunas beberapa bulan kemudian, harga beli tidak akan berubah dari yang sudah disepakati. Meskipun program ini cukup membantu, namun beberapa hal yang perlu perhatikan, yaitu:

  • Harga beli dengan cicilan DP lebih tinggi dibandingkan DP yang langsung lunas. Ini karena pengembang ‘kehilangan’ waktu menunggu pembeli menyelesaikan uang muka.
  • Serah terima bangunan dengan skema cicilan DP biasanya lebih lama dari konsumen yang sanggup membayar DP lunas di awal.
  • Jika di tengah jalan, pembeli gagal menyelesaikan cicilan DP, maka pembeli bisa memiliki konsekuensi cicilan DP yang sudah dibayarkan akan hangus.

3. BEKERJALAH LEBIH KERAS DAN LEBIH CERDAS

Allah dan Rasul-Nya senang pada ummat-Nya yang pekerja keras dan enggan untuk malas-malasan. Oleh karenanya sudah semestinya sebagai kaum milenial yang masih memiliki energi, kesehatan dan juga waktu alangkah baiknya dialokasikan dengan kegiatan yang produktif, salah satunya bekerja dengan giat dan bekerja cerdas. Niatkan bekerja karena Allah, agar Allah izinkan untuk memiliki pendapatan yang cukup untuk memiliki rumah.

Begitu banyak peluang pendapatan tambahan pada dewasa ini. Bahkan hanya bermodalkan smartphone dan internet. So, cermatlah dalam mengambil peluang agar pendapatan terus meningkat sehingga isi rekening cukup untuk membeli rumah

4. BELI TANAHNYA LEBIH DAHULU

Sebenarnya kenaikan harga property yang signifikasi itu terletak pada harga tanah. Karena kenaikan harga bangunan itu hanya berkisar di kenaikan inflasi saja. Dengan mengamankan “dasar” dari rumah, yakni tanah, milenial setidaknya sudah menyelesaikan 2/3 tugas agar memiliki rumah. Selain itu, dengan membeli tanah milenial jauh lebih hemat dibanding dengan membeli rumah langsung siap huni.

Penghematannya bisa hingga 30%! Wow mantap bukan? Tak hanya itu, milenial juga bebas menentukan desain dan denah rumah tanpa harus terikat dengan pengembang perumahannya.

Oleh karenanya, ketika memiliki tabungan atau mungkin warisan (hehehe) namun belum cukup membeli rumah, alangkah baiknya dialokasikan untuk membeli tanah terlebih dahulu. Untuk biaya bangun bisa dicicil dengan mengalokasikan pendapatannya untuk membeli bahan-bahan bangunan dan tukang. Walau mungkin terkesan agak lama memiliki rumah karena menunggu pembangunan, namun percayalah teman-teman milenial tidak akan pusing dengan cicilan rumah hingga belasan tahun!

saudagar apps

5. BERBISNIS PROPERTYLAH!

Cara lain yang mungkin agak out of the box untuk milenial supaya memliki property/rumah adalah dengan terjun ke bisnis property. Hehehe.. Apa mungkin ya? Sebenarnya tips ini berangkat dari pengalaman penulis yang juga kategori milenial dengan berbisnis property hingga akhirnya memiliki beberapa asset property. Hiihiihii.

Yup, dengan berbisnis property, kaum milenial berkesempatan memiliki property tanpa beli. Untuk terjun ke bisnis property alangkah baiknya dalami dahulu ilmu bisnis property, khususnya property syariah. Bisa mencoba kelas mentoring/camp yang diinisiasi oleh Komunitas Developer Property Syariah. Hehhe. Atau dengan menjadi marketing properti.

NIKAHILAH ANAK YANG PUNYA BANYAK PROPERTY. HAHAHA
Trik terakhir yang paling ampuh, mujarab, dan tanpa perlu banyak menghabiskan keringat adalah nikahilah anak dari orang tua yang memiliki banyak asset peroperty. Dijamin milenial tak akan perlu bekerja keras banting tulang, peras keringat hingga jungkir balik untuk memiliki rumah. Namun pertanyaannya, orang tuanya mau gak dengan situ? Masa ada orang tua yang tega menikahkan anaknya dengan orang yang malas-malasan. Ehehhehe . Artinya disini ada “kepantasan”. Allah akan menjodohkan orang dengan yang “se-kelas” dengan dia. Kalau dianya rajin, pintar, dan soleh pasti Allah sandingkan dengan yang setara. Hehehe. Ini kok jadi bahas jodoh yaaa.

Sekian dulu beberapa tips agar memiliki rumah bagi milenial, semoga berguna yaa. Semoga Allah memudahkan kita semua agar bisa memiliki hunian yang halal sesuai dengan SyariatNya. Aamiin.

[Oleh: Adhe Putra (Kadiv SnD Developer Property Syariah, Owner Bestari Property]

Indahnya Berbagi Manfaat:

1 thought on “Tips dan Trik Millenial Agar Memiliki Properti Tanpa Riba”

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top